Rahmad Setiabudi (tengah) bersama finisher kedua dan ketiga saat penyerahan prizeboard Surabaya Green Force Run 2026

Rahmad Setiabudi, Pelari Tercepat di Kategori 10K Surabaya Green Force Run 2026

Debutan Surabaya Green Force Run 2026 unjuk gigi. Salah satunya pelari asal Malang yang rela menuju Surabaya demi mengikuti edisi kelima Surabaya Green Force Run 2026. 

Yang dimaksud adalah Rahmad Setiabudi. Pelari asal Kota Malang itu sukses menjadi juara pertama kategori Men 10K 39 and Under pada Surabaya Green Force Run 2026. 

Menariknya, kemenangan tersebut diraih pada penampilan perdananya di ajang lari yang digelar di sekitar kawasan Monumen Tugu Pahlawan tersebut. Ia menuntaskan trek 10 kilometer dalam 33 menit 54 detik.

Rahmad mengaku sudah lama tertarik mengikuti Surabaya Green Force Run 2026. Ketertarikannya muncul setelah melihat antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun lalu.

Suasana meriah itulah yang akhirnya mendorongnya datang langsung ke Surabaya tahun ini. "Sebenarnya sudah lama pingin ikut event ini, karena mau merasakan vibes Green Force Run,” ujar Rahmad pasca awarding.

Katanya, tahun lalu ia hanya jadi penikmat Surabaya Green Force Run 2026 di media sosial. Akhirnya tahun ini ia bisa benar-benar merasakan euforia acara yang semakin ramai. 

Ekspektasinya pun terbayar. Tak cuma merasakan atmosfer lomba yang meriah, Rahmad juga berhasil membawa pulang gelar juara.

Meski demikian, ia mengaku tidak datang dengan target harus finis di posisi pertama. Baginya, Green Force Run merupakan bagian dari program latihan yang sedang dijalani.

"Enggak menargetkan apa pun. Ini berjalan sesuai program latihan setiap hari. Kebetulan event ini juga masuk salah satu program latihan saya dan alhamdulillah bisa sampai juara satu," katanya.

Kemenangan itu bukan hasil instan. Rahmad terbiasa menjalani latihan secara disiplin setiap hari.

Setiap pagi, ia selalu meluangkan waktu untuk berlari. Sementara materi latihan disusun bervariasi agar kemampuan fisiknya terus berkembang. "Latihan setiap pagi. Menu latihannya juga bervariasi selama seminggu," jelasnya.

Rutinitas tersebut membuat Rahmad tidak asing dengan atmosfer perlombaan. Sebelum Green Force Run, ia sudah beberapa kali mengikuti ajang lari berskala nasional, seperti Maybank Marathon hingga Borobudur Marathon.

Pengalaman itu turut membentuk mental bertandingnya.

Tak hanya menjadi peserta, Rahmad juga mengaku cukup sering naik podium di berbagai event lari yang diikutinya.

"Alhamdulillah sudah sering naik podium di event-event lain. Dan di Green Force Run ini juga alhamdulillah bisa naik podium," tuturnya.

Di balik persaingan yang ketat, ada satu hal yang menurut Rahmad menjadi keunggulan Green Force Run dibanding sejumlah lomba lain.

Ia mengapresiasi sistem pemberian hadiah yang langsung diterima para juara seusai naik podium. Menurutnya, hal tersebut menjadi bentuk penghargaan yang sangat berarti bagi para pelari elite.

"Yang membuat kami pelari elite senang mengikuti Green Force Run karena hadiah podium langsung diberikan secara tunai. Biasanya kalau juara harus menunggu dua sampai tiga minggu baru ditransfer. Di sini langsung cash turun dari panggung. Itu yang membuat kami sangat bahagia," ungkapnya.

Selain itu, Rahmad juga menikmati pengalaman berlari mengelilingi jalanan Surabaya pada pagi hari. Start yang dilakukan sejak pukul 05.15 membuat kondisi cuaca masih cukup bersahabat untuk berlari.

Meski kelembapan udara khas Surabaya tetap terasa, menurutnya kondisi lintasan masih sangat nyaman.

"Tadi waktu start, cuacanya sangat oke, water station juga sangat oke. Pokoknya vibes Surabaya pagi hari masih segar, walaupun memang agak humid sedikit. Ya, memang ciri khas Surabaya," katanya.

Debut Rahmad di Green Force Run pun berakhir dengan cerita yang sulit ia lupakan. Datang hanya untuk menikmati atmosfer lomba dan menjalani program latihan, ia justru pulang membawa trofi juara pertama.

Pengalaman itu membuat Green Force Run 2026 menjadi salah satu momen spesial dalam perjalanan kariernya sebagai pelari.

Rahmad menilai dengan atmosfer yang meriah, penyelenggaraan yang rapi, serta apresiasi kepada para juara, Green Force Run layak menjadi salah satu agenda lari yang dinantikan para pelari elite maupun komunitas lari dari berbagai daerah. (*)