Persaingan di kategori Half Marathon Female 39 and Under Green Force Run 2026 ternyata ada asiknya. Lomba sejauh 21 kilometer itu juga menjadi panggung bagi para pelari untuk menguji ketahanan fisik, disiplin latihan, sekaligus mental.
Di tengah dominasi pelari asal Kenya yang merebut podium tertinggi, dua pelari Indonesia berhasil menunjukkan kualitasnya.
Mereka adalah Lanny Silvia yang finis di posisi kedua dengan catatan waktu 1 jam 42 menit 48 detik dan Epipania Julianti mengamankan podium ketiga setelah menyelesaikan lomba dalam waktu 1 jam 59 menit 03 detik.
Bagi Lanny, hasil tersebut benar-benar di luar dugaan. Ia mengaku sejak awal tidak memasang target naik podium. Maka, saat namanya dipanggil ke atas panggung menjadi salah satu momen paling berkesan sepanjang kariernya sebagai pelari.
"Sangat senang karena tidak menyangka. Kapan lagi bisa bersanding di podium dengan pelari Kenya," ujar pelari asli Surabaya itu.
Meski tanpa target khusus, Lanny datang ke Green Force Run dengan bekal latihan yang disiplin. Dalam sepekan, ia berlari enam hari dengan variasi latihan interval, tempo run, hingga long run.
Pola latihan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi lintasan half marathon yang menuntut kombinasi kecepatan dan daya tahan.
Green Force Run 2026 juga menjadi penampilan keduanya di Surabaya. Pengalaman tahun lalu membuatnya bisa merasakan perubahan yang dilakukan panitia.
Menurutnya, perbaikan paling terasa ada pada lintasan. "Rutenya sudah diperbaiki dari tahun lalu dan sangat enak. Tidak ketumpuk dengan 10K, marshal-nya juga banyak, jadi tidak mungkin nyasar. Cheering dari masyarakat juga banyak," katanya.
Baca juga: Congratulations! Ini Daftar Pelari yang Podium di Green Force Run 2026
Lanny menilai penyelenggara benar-benar mendengarkan masukan para pelari setelah edisi sebelumnya. Hasilnya, lintasan tahun ini terasa lebih steril dan nyaman sehingga pelari bisa lebih fokus mengejar ritme.
Meski tidak sedang memburu personal best, ia tetap mampu menembus podium. Baginya, pengalaman berlari bersama atlet-atlet mancanegara menjadi nilai tambah tersendiri. "Sangat asik bisa berlari bersama mereka," tuturnya.
Sementara itu, cerita berbeda datang dari Epipania Julianti.
Pelari yang tahun lalu masih turun di nomor 10 kilometer itu memutuskan naik kelas ke half marathon. Keputusan tersebut berbuah manis.
Epipania sama sekali tidak menyangka bisa finis di posisi tiga. "Enggak nyangka banget," katanya sambil sedikit tertawa.
Ia bahkan sempat ragu ketika marshal mengarahkannya menuju area finis. Awalnya Epipania mengira masih banyak pelari lain yang berada di depannya. "Saya sampai berpikir, marshal-nya enggak salah ini?" kenangnya.
Keraguan itu perlahan hilang setelah mengetahui dirinya benar-benar masuk jajaran tiga besar. Menurut Epipania, salah satu kunci bisa menyelesaikan lomba dengan baik adalah disiplin menjaga asupan cairan selama berlari.
Ia mengaku tidak pernah melewatkan water station. "Kalau ada water station saya pasti berhenti, minum dulu, baru lanjut lagi," ujarnya.
Dibanding penyelenggaraan tahun lalu, Epipania juga melihat banyak peningkatan pada Green Force Run 2026.
Selain lintasan yang lebih rapi, ia mengapresiasi tersedianya minuman isotonik di sejumlah water station yang sangat membantu kebutuhan pelari. "Kalau cuma air putih saja kan beda. Isotonik itu sangat membantu pelari," jelas runner asal Blitar itu.
Di balik kesibukan bekerja, Epipania tetap berusaha menyempatkan latihan dua hingga tiga kali dalam seminggu. Saat waktu memungkinkan, ia juga berlatih bersama komunitas lari.
Menurutnya, konsistensi latihan menjadi faktor yang paling membantu meningkatkan performa.
Kini, setelah berhasil naik podium pada kategori half marathon, ia berharap Green Force Run terus digelar setiap tahun dengan peserta yang semakin banyak.
Untuk Lanny, podium kali ini menjadi bukti bahwa kerja keras selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil.
Keduanya membuktikan bahwa podium bisa diraih dengan latihan yang konsisten dan semangat pantang menyerah. Hasilnya dua pelari Indonesia itu mampu unjuk gigi di panggung Green Force Run 2026. (*)