Daya tarik medan lari di Kota Pahlawan rupanya sukses memikat para pegiat olahraga dari belahan dunia lain.
Di tengah ramainya antrean race pack Collection di GOR Pancasila, Surabaya, Steven Dumont dan Mattia Nizardo mencuri perhatian.
Dua pria asal Eropa yang kini menetap di Labuan Bajo ini sengaja terbang ke Surabaya untuk merasakan langsung atmosfer Surabaya Green Force Run (GFR) 2026.
Bagi mereka berdua, melintasi rute aspal Surabaya akan menjadi pengalaman perdana yang pastinya sangat dinantikan, terutama untuk menguji kekuatan mereka di kategori Half Marathon.
Steven, pelari berkebangsaan Prancis, mengaku bahwa keputusan untuk mendaftar GFR bermula saat sedang asik berselancar di media sosial.
Baca Juga: Komunitas Malang Asal Malang Siap Taklukkan GFR 2026
"Kami berburu informasi di internet mengenai ajang lari di Indonesia dan ternyata kami menemukan rute menarik di Surabaya. Kebetulan, saya pribadi punya ikatan emosional dengan kota ini karena sempat tinggal di sini selama satu tahun pada satu dekade lalu," ungkap Steven.
Ada alasan teknis kenapa mereka mantap memilih Surabaya. Terbiasa berlatih di kawasan Bali dan Labuan Bajo yang didominasi jalur perbukitan , karakteristik jalanan Surabaya yang cenderung datar dipandang sebagai kesempatan emas.
Lintasan ini mereka targetkan untuk memacu kecepatan maksimal demi meraih waktu finis terbaik atau personal best, didukung oleh udara pagi Surabaya yang sejuk dan ramah bagi para pelari.
Di sisi lain, GFR 2026 menjadi garis start yang sangat emosional bagi Mattia Nizardo. Pelari asal Padova, Italia ini menjadikan ajang ini sebagai ujian fisik pertamanya setelah sempat menepi dari dunia lari akibat tindakan operasi yang tidak bisa diceritakan pada September tahun lalu.
"Ini kompetisi pertama saya pasca operasi. Selama masa pemulihan kemarin, saya hanya bisa melakukan lari intensitas ringan dua sampai tiga kali seminggu. Jadi, penampilan di Surabaya besok adalah tolok ukur kesembuhan saya, dan saya berharap kami bisa menembus garis finis," tuturnya.
Baca Juga: Dari Guru hingga Sahabat Masa SMA, RPC GFR 2026 Jadi Ajang Reuni Lintas Generasi
Meskipun berangkat dari kondisi persiapan yang berbeda, Steven dan Mattia kompak memasang target waktu finis yang cukup ambisius, yakni di kisaran 2 jam 15 menit.
Keseruan wawancara ditutup dengan momen hangat saat keduanya mengetahui bahwa GFR merupakan bagian dari pesta perayaan hari jadi klub sepak bola kebanggaan warga Surabaya, Persebaya.
Mendengar fakta tersebut, keduanya langsung tersenyum lebar dan mengucapkan dengan lantang, "Selamat ulang tahun, Persebaya!"
Bagi para peserta, Race Pack Collection di GOR Pancasila ini akan resmi ditutup pada hari Sabtu, 27 Juni 2026 tepat pada pukul 20.00 WIB.
Di hari pelaksanaan, ajang lari yang berlangsung di Tugu Pahlawan Surabaya ini siap menghadirkan persaingan sengit di empat kategori berbeda.
Kategori Half Marathon akan menjadi pembuka jajaran pelari yang melakukan start paling awal pada pukul 05.00 WIB.
Tak lama berselang, kategori 10K menyusul untuk melakukan start pada pukul 05.15 WIB, dilanjutkan oleh ketatnya persaingan di kategori 5K yang akan dimulai pada pukul 05.30 WIB.
Sebagai penutup keseruan kategori Family Run dijadwalkan akan melakukan start paling akhir pada pukul 06.15 WIB.
So, sampai jumpa di garis start Tugu Pahlawan dan selalu pantau informasi terkininya melalui akun Instagram resmi @greenforcerun dan laman greenforcerun.id! (kik)