Bagi banyak pelari, peran “pacer” dalam ajang lari jarak jauh begitu penting. Lewat bantuan mereka lah capaian waktu yang menjadi target setiap peserta lari bisa terbantu. Tugasnya begitu mulia tapi juga tidak mudah.
Selama menyusuri rute, “pacer” bukan hanya menjadi penyambung napas para pelari. Perannya lebih dari itu. Krusial. Sesekali, pecah teriakan, “Semangaaat!” Teriakan-teriakan ini lumrah dikeluarkan oleh para pacer sepanjang jalan. Di kaki merekalah setiap personal best para peserta lahir. Pacer ibarat metronom yang menjaga ritme dalam tempo musik.
Biasanya, para pacer membawa bendera yang menunjukkan waktu yang mereka gawangi. Nah, para peserta lari yang punya target menyelesaikan lomba dalam waktu tertentu tinggal mengikuti pacer yang sesuai.
Di Surabaya Green Force Run 2026, panitia menyiapkan 27 pacer yang tersebar untuk tiga kategori, half marathon, 10K, dan 5K.
Di setiap kategori itu, pacer terbagi lagi dalam sejumlah grup berdasarkan target waktu penyelesaian lomba. Tiga Grup untuk half marathon, tiga grup untuk 10K, dan tiga grup untuk 5K.
"Setiap kategori nanti ada tiga grup pacer yang berisi tiga orang. Tugas pacer itu bukan cuman mengatur tempo langkah kaki para pelari saja. Tapi, pacer ini juga mengingatkan hidrasi ke para pelari. Jadi, perannya sepanjang jalan itu benar-benar krusial," kata Stephanus Iant, salah satu tim race organizer Green Force Run.
Para pacer yang terlibat sudah diseleksi dari sejumlah pelari di kalangan komunitas dan pehobi lari. Syarat utamanya sudah pasti fisik yang prima.
Selain itu, pacer juga harus punya pengalaman lari di atas kategori yang mereka gawangi. Misal, pacer untuk kategori 10K, setidaknya sudah berpengalaman lari half marathon. Begitu juga untuk half marathon biasanya berasal dari kalangan pelari full marathon.
Saat ini, lomba lari terasa janggal jika tak ada kehadiran pacer. Bagi para pelari rekreasional, peran para pemandu laju itu sangat signifikan. Napas-napas yang hampir putus seakan mampu tersambung kembali.
Kaki-kaki yang lemas seolah menemukan lagi tenaganya untuk menuntaskan lomba. Tugas yang mulia. Selamat bertugas, pacer Green Force Run 2026. Sampai jumpa di garis start 28 Juni!