Ekspresi bahagia runners di Surabaya Green Force Run 2025

Runner's High, Alasan di Balik Lari Bisa Bikin Bahagia

Sadar nggak sih ketika kita baru saja selesai berlari, dunia terasa lebih cerah, waktu terasa berjalan lebih lambat, santai, dan tenang. Kaki terasa lebih enteng. Lebih segar, senyum kita juga lebih lebar. Perasaan tersebut sulit dipahami oleh para pelari. Atau dalam kamus lari, perasaan itu dinamakan dengan runner's high.

Keadaan ini bersifat fisiologis dan psikologis. Dalam artian sebuah koneksi mendalam antara tubuh dan pikiran yang ternyata tuh membuka cadangan energi baru. Menariknya, para ilmuwan baru mulai memahami apa yang sebenarnya menyebabkan euforia itu. Dan para pelari ini sudah mengenal perasaan ini secara intim selama beberapa dekade.

Sederhananya runner's high adalah berkurangnya kecemasan dan persepsi nyeri yang lebih rendah yang dirasakan selama berlari.

Dalam beberapa tahun, ilmu pengetahuan mengaitkan sensasi ini dengan endorfin, pereda nyeri alami tubuh.

Tapi, pemicu sebenarnya adalah endkoannabinoid, sebuah zat kimia yang diproduksi dalam tubuh dan menghasilkan campuran khas ketenangan, pereda nyeri, dan euforia. Ini adalah sistem penghargaan bawaan tubuh untuk daya tahan..

Saat pelari memaksakan diri melewati zona nyaman, berlari dengan intensitas tinggi, tubuh akan mengalami stres yang terkontrol. Sebagai respon itu, otak melepas endokannabinoid yang menembus sawar darah sampai otak.

Berikatan dengan reseptor yang menciptakan perasaan tenang, nyaman, dan euforia. Masalahnya, ini adalah sensasi menyenangkan alami yang memberikan imbalan bagi ketahanan dan kesehatan.

Sensasi euforia ini bisa membantu diri menjadi lebih fokus dan tubuh bisa bekerja dengan optimal.

Setiap pelari mengalami euforia ini berbeda. Satu yang sama adalah adanya perubahan mendadak seperti rasa ringan, ketenangan yang datang. Rasa lelah memudar, pernapasan menjadi teratur dan setiap langkah terasa mudah.

Ini adalah imbalan alami tubuh atas usaha yang berkelanjutan. Lonjakan Endokannabinoid dan endorfin yang meningkatkan suasata hati mampu meredakan rasa sakit dan menciptakan perasaan melayang. Perasaan ini yang membuat para pelari terus kembali mengejarnya karena terasa tanpa batas.

Nggak, runner's high bukan mitos. Sensasi euforia ini diakui secara ilmiah. Meski para pelari butuh usaha dan kesabaran untuk mencapai euforia ini, sensasi tersebut nyata dan pantar didapatkan. Oh iya, runners high nggak berbahaya. Karena ini membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

Nikmati perasaan itu dan tetap dengarkan tubuh ya, genk. Jangan sampai memaksakan diri saat merasakan sakit untuk terus berlari. Semoga euforia ini juga bisa kalian dapat saat melahap rute Surabaya Green Force Run 2026 nanti. Sampai ketemu, 28 Juni!