Lomba lari jarak jauh begitu akrab dengan para pelari sebagai sebuah ujian utama ketahanan fisik dan mental. Berapa pun jarak yang ditembuh, para pelari disarankan untuk menambah menu latihan kekuatan atau penguatan pada program latihan mereka.
Ya, lomba lari jarak jauh membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan rute panjang tersebut. Untuk bisa menamatkannya, para pelari membutuhkan otot inti yang kuat. Mengingat olahraga lari adalah olahraga yang menimbulkan benturan keras ke kaki. Dan pada saat lari, satu kaki mengayun, satu kaki lainnya menahan tiga sampai lima kali berat badan.
“Dengan beban sebesar itu, tubuh kita memerlukan otot yang cukup kuat,” ungkap dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO, medical advisor Green Force Run.
Sederhananya, berlari merupakan kegiatan yang melibatkan satu badan. Agar pelari bisa berlari dalam jangka waktu lama dengan kecepatan stabil atau bahkan berlari lebih cepat dengan jarak yang panjang, pelari perlu punya tubuh yang kuat.
“Kalau pelari ingin daftar race ya mereka perlu menambahkan latihan kekuatan (strength training) dalam program persiapannya. Tanpa mempertimbangkan jarak atau kategori lomba yang mereka pilih ya,” ujarnya.
Tommy -sapaan karib dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO- juga menjelaskan bahwa latihan kekuatan ini bukan hanya penting untuk para pelari saja.
“Menurut rekomendasi WHO (World Health Organization), orang dewasa itu direkomendasikan melakukan aktivitas fisik selama 150 sampai 300 menit per minggu. Akan lebih bermanfaat lagi kalau mereka menambahkan 2 sampai 3 kali latihan kekuatan. Ini kita bicara soal aktivitas fisik, belum olahraga,” terangnya.
Tommy juga menambahkan, “Latihan kekuatan ini kan masuk dalam aktivitas fisik dan memang direkomendasikan oleh WHO. Apalagi kalau kamu orang sehat dan gemar berlari. Tambahkan latihan kekuatan pada sela-sela kamu berlari,”
Sampai sini pelari harus tahu “aturan main” latihan berlari supaya nggak gampang cedera. Salah satunya adalah dengan latihan kekuatan yang mesti dilakukan dan dipahami.
Latihan penguatan ini diperlukan untuk melatih penguatan dan fleksibilitas otot-otot tubuh yang aktif digunakan saat berlari. Meski melelahkan, latihan kekuatan yang dilakukan beriringan bisa meminimalisasi cedera. Latihan kekuatan juga membangun endurace.
Nah, agar kalian bisa mengukir catatan waktu terbaik di Surabaya Green Force Run 2026, kalian bukan hanya perlu berlari cepat. Tapi juga latihan kekuatan! Sampai ketemu 28 Juni.