Ali Zainal Abidin dan anaknya, Elmyra Ghania Sofya Smeer, saat mengambil perlengkapan lomba pada hari kedua Race Pack Collection Surabaya Green Force Run 2026

Ketika Anak-anak Mengenal Lari Lewat Family Run GFR 2026!

Lari merupakan salah satu olahraga yang paling mudah diakses banyak orang. Aktivitas ini bisa dilaksanakan di mana saja dan kapan saja. Tidak hanya itu, lari juga terbuka untuk semua kategori umur, termasuk anak-anak. 

Olahraga lari bisa dikenalkan kepada anak-anak melalui keluarga sebagai sekolah pertama mereka. Selain dapat meningkatkan kesehatan, lari juga memberikan berbagai dampak positif lainnya, seperti membuat anak lebih aktif bergerak dan bahagia.

Di Surabaya Green Force Run (GFR) 2026, momen itu bisa diwujudkan melalui Family Run dengan rute berjarak 3 kilometer. Pada hari kedua pengambilan perlengkapan lomba atau Race Pack Collection (RPC), sejumlah keluarga telah menunjukkan antusiasme mereka  untuk berlari bersama anak-anak tercinta. 

Pertama ada keluarga Ali Zainal Abidin. Pria berusia 37 tahun itu akan melakoni Family Run GFR tahun ini bersama putri pertamanya, Elmyra Ghania Sofya Smeer, yang masih berusia 9 tahun. 

Pada 2025 lalu, Bidin -sapaan akrabnya- turut mendaftar sebagai peserta GFR dalam kategori 5K. Namun, tahun ini ia pindah haluan ke Family Run dengan satu tujuan matang. “Saya ingin memberi pengalaman berlari ke anak-anak,” sebutnya.

Baca Juga: Pasangan Jadi Pacer, Personal Best Jadi Target di Surabaya Green Force Run 2026

Menariknya, kehadiran keluarga Bidin di GFR 2026 tidak dipicu oleh sang ayah terlebih dahulu. Keputusannya untuk mendaftar sebagai peserta Family Run tidak lepas dari pengaruh Elmyra.

“Tahun lalu saya dapat medali finisher dalam kategori 5K. Setelah melihat medali itu, anak saya jadi pengin,” ungkap Bidin.

Ambisi Elmyra untuk meraih medali akhirnya dijadikan sebagai motivasi untuk terus berkembang. Bidin pun mulai mengajaknya untuk mengenal jenis-jenis latihan lari yang ideal.

“Kita beberapa kali latihan untuk mengontrol badan dan mencapai target. Progress-nya juga saya pantau. Awalnya 40 menit, lalu bisa sampai 30 menit, terus-menerus seperti itu,” ucap Bidin.

Ada juga keluarga Nanang Eko Abdi. Ia bersama istri, Catur Titah Susanto, dan anaknya, Abimanyu Satrio Abdi, telah mengamankan perlengkapan lomba masing-masing sambil membawa semangat “Lebih dari Lari”.

Mereka sebenarnya sudah ambil bagian dalam Family Run GFR tahun lalu. Akan tetapi, anaknya yang berumur 10 tahun itu berhasil mendorong kedua orangtuanya untuk kembali berpartisipasi dalam gelaran ini.

Abimanyu tidak hanya ingin mengenal lari dan belajar hidup sehat, tetapi juga ingin menunjukkan rasa cintanya terhadap klub sepak bola kebanggaan Kota Surabaya. “Kami ingin memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Persebaya Surabaya. Anak saya yang memancing kami berdua. Bahkan, ini ibunya gak suka lari tapi akhirnya ikut,” cerita Nanang.

Keluarga Nanang Eko Abdi

Momen Catur Titah Susanto, Abimanyu Satrio Abdi, dan Nanang Eko Abdi pada hari kedua Race Pack Collection Surabaya Green Force Run 2026

Persebaya sendiri sudah mengalir dalam darah Abimanyu. Ia juga menyukai sepak bola berkat klub ini. Dengan berlari di GFR 2026, Abimanyu berharap kaki dan staminanya jadi semakin kuat sehingga keterampilan sepak bolanya meningkat.

Kalau tadi anak-anak mengenal olahraga lari dari orangtua, Maulidya Amanda Imas Ardila memiliki cerita berbeda. Wanita yang akrab disapa Manda itu mengajak adiknya, Ramadhani Imas Ardila, untuk menapakkan kaki di rute Family Run GFR 2026.

Ramadhani merupakan seorang atlet voli. Maka dari itu, Manda ingin menunjukkan kepada adiknya yang menduduki bangku kelas 4 SD itu bahwa lari juga dapat meningkatkan performa dan energinya di lapangan voli.

Manda dan Ramadhani

Momen Maulidya Amanda Imas Ardila dan adiknya, Ramadhani Imas Ardila pada hari kedua Race Pack Collection Surabaya Green Force Run 2026

Bukan hanya itu, Manda juga memiliki misi khusus yang harus ia lakukan bersama sang adik. “Saya mau lebih dekat dengannya. Biar dia juga gak main terus bersama teman-temannya,” sebut Manda.

“Insyaallah dia bisa aktif berlari untuk kedepannya,” tutupnya.

Family Run GFR 2026 lebih dari sekedar wadah bagi banyak keluarga untuk berlari. Di sana, mereka juga bisa mengukir memori, membangun hubungan yang semakin kuat, serta memberi wawasan kepada anak-anak mengenai manfaat positif serta peran penting olahraga lari dalam kehidupan sehari-hari. (cle)